Kisah Sukses dibalik Batik Jombang

batik jombang

Batik kini tak lagi sekedar busana pada acara khus keluarga, menjadi seragam, dan dimonopoli kalangan orang tua. Saat ini remaja mulai melirik batik karena tidak hanya menjadi pakaian, batik juga sudah elekat pada setiap denyut dunia mode dalam negeri. Kain batik kini sudah mempercantik tas, dompet, syal sepatu , sandal serta kalung dan gelang

Penampilan produk batik semakin mempesona dengan dipadupadankan dengan kulit, imitasi, dan bahan lain. Fenomena ini ditangkap oleh Ibu Ririn Asih, pengusaha batik di daerah Jombang Jawa Timur. Merintis usaha yang dirintis sang ibu perempuan pengusaha ini sudah hamper 10 tahun berjubaku dengan batik tulis yang menggunakan pewarna alami. Bebas dari bahan kimia pada batik yang umumnya ditenun memunculkan ide kreatif karena tidak hanya berkutat pada lembaran kain batik, tetapi juga melahirkan produk lain yang tidak terlepas dari dunia mode .

Sempat dipandangsebelah mata karena corak dan warna terkesan exclusive dan kurang ngejreng tak mengurungkan niat Ririn untuk terus mengembangkan batik dengan dukungan 20 embatik di Jombang.

Meski terkendala karena emasaran tidak lancer, Ririn terus bermetamorfosis baiksoal corak maupun warna. Apalagi pewarnaan kain batik tenun menyita waktuSatu warna saja harus dicelupkan 8-10 kali setelah bahan baku seperti kayu, daun dan akar direbus. Ririn tidak memproduksi batik secara missal. Satu corak hanya aa satu batik dan tanpa kembaran kecuali batik sarimbit. Promosi dilakukannya hanya lewat pameran dan laman yang jarang diperbarui karena kerepotannya menggali ide corak dan warna batik. Apalagi pesanan tas berbagai model dibalut kain batik dan dipadukan dengan kulit semakin meninggkat. Semuanya karena modelnya mengikuti selera pasar dalam sdan luar negeri.

Tas karya Ririn hanya dilirik perempuan berusia di atas 40 tahun, tapi juga anak-anak muda berstatus karyawati. Mereka menyukainya meskipun harga tas paling murah 1 juta. “Kalau tas sering jadi rebutan pas dipajang. Jika berminat, saya garap Soal model dan ukurannya sesuai selera konsumen saja” ujarnya

Batik Jombang buatanya sudah memperoleh langganan tetap dari Jepang, Australia, dan Amerika Serikat. Semuanya hasil rutin mengikuti pameran di dalam maupun luar negeri

Dalam sebulan Ririn hanya bisa memproduksi 200 lembar batik. Ini dikarenakan proses sampai bisa dipakai butuh waktu setahun, coraknya rumit dan banyak warna. Faktor ini membuat produk terkesan mahal dan exclusive. Paling penting, bahan baku untuk pewarnaan kain batik masih berlimpa karena umumnya berupa limbah tanpa perlu impor


Bagikan ke teman :
Order


Tags: , ,


  • Menghadirkan Lebih
    Dari 1000 Motif Tiap Bulannya
    Kayana Batik

    Jl. Rusman No.28 Punten
    Batu Malang
    Telp : 0341-590649

    SMS Center

    085-23334-1122
    (Call/SMS)


    Marketing

    32456571
    0888-05600-636
    (Call Only)
    085-23334-1122
    (Call/SMS)
    085-23334-1122
    (Line Messenger)
    0888-05600-636
    (WhatsApp Messenger)

    Dapatkan Update Via FB



    Layanan Online


    Kayana Batik CS 1

    Kayana Batik CS 2

    Kayana Batik CS 3


  • Kami Di Google Plus


    Suported Payment





    Google Play


    googleplay








New Produk Batik Tulis
Batik Tulis Kereta Kencana
Batik Tulis Sarimbit
Batik Tulis Tanjung Bumi
Batik Tulis Madura
Batik Tulis Sutra


Get Widget
Return to Top ▲Return to Top ▲